Home / Daerah / Nasional / News / Tanjab Timur

Rabu, 29 April 2026 - 11:49 WIB

Paripurna DPRD Tanjab Timur Soroti Infrastruktur, Pendidikan hingga Pelayanan Publik

Tanjung Jabung Timur, http://Eksisjambi.com –  DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan komisi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.

Rapat ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis dari Komisi I, II, dan III terhadap kinerja puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (28/4/2026).

Paripurna tersebut menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pembahasan mencakup berbagai sektor penting, seperti administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, infrastruktur, hingga pelayanan dasar masyarakat.

Laporan Komisi I yang di sampaikan Tri Astuti Handayani menekankan perlunya pembenahan serius pada sektor pelayanan publik. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) diminta memperkuat sistem informasi administrasi kependudukan, termasuk pengadaan alat rekam dan cetak KTP, serta peningkatan anggaran sarana pendukung.

Selain itu, Badan Kesbangpol didorong segera menyelesaikan persoalan batas wilayah, khususnya yang berkaitan dengan kawasan Cagar Alam Taman Nasional Berbak.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu juga direkomendasikan membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) guna menciptakan layanan yang efektif, transparan, dan terintegrasi. Penguatan forum CSR perusahaan juga dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah investasi.

Komisi I turut menyoroti peningkatan kesiapsiagaan kebakaran oleh Satpol PP dan Damkar, penataan tenaga non-ASN oleh BKPSDMD, penguatan literasi sejarah oleh Dinas Perpustakaan, serta optimalisasi mitigasi bencana oleh BPBD.

Baca Juga :  Hadapi Zaman Modern Dengan 3 Kunci

Selain itu, perhatian juga diberikan pada rehabilitasi pelabuhan oleh Dinas Perhubungan, pemerataan jaringan internet desa oleh Diskominfo, serta peningkatan kualitas pemerintahan desa oleh DPMD.

Komisi II menitikberatkan evaluasi pada sektor ekonomi produktif dan pembangunan fisik. Dinas Ketahanan Pangan diminta meningkatkan distribusi beras SPHP bekerja sama dengan Bulog.

Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) mendapat apresiasi atas kinerjanya di tengah efisiensi anggaran. Meski demikian, penguatan koordinasi dalam mendukung pembangunan prioritas tetap diperlukan.

Dinas Perkebunan dan Peternakan direkomendasikan lebih masif mensosialisasikan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Sementara itu, Dinas PUPR diminta meningkatkan koordinasi dengan DPRD agar kebutuhan masyarakat dapat lebih cepat diakomodasi.

Komisi II juga menyoroti pentingnya penambahan penerangan jalan umum oleh Dinas Perkim, transparansi bantuan kapal nelayan oleh Dinas Perikanan, serta penguatan sinergi antara Bappeda dan Balitbangda dalam mendukung visi pembangunan yang merata.

Komisi III memberikan sorotan luas terhadap sektor pelayanan publik. RSUD Nurdin Hamzah menjadi perhatian utama, terutama terkait peningkatan layanan ambulans, pembaruan alat kesehatan, penghapusan aset usang, serta penguatan sistem informasi kesehatan.

Selain itu, rumah sakit tersebut juga didorong menyediakan layanan psikologi bagi korban kekerasan. Dinas Kesehatan diminta memperkuat alat pemeriksaan tuberkulosis (TB) di seluruh puskesmas serta meningkatkan kualitas layanan Universal Health Coverage (UHC).

Baca Juga :  Wabup Katamso Pimpin Aksi Tanam Pohon Serentak Tanjung Jabung Barat 

Permasalahan persampahan juga menjadi perhatian serius. Dinas Lingkungan Hidup diminta memperkuat pengawasan, menambah armada pengangkut sampah, serta meningkatkan anggaran pengelolaan.

Di sektor pendidikan, Komisi III menyoroti disiplin guru, penyelesaian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), penanganan anak putus sekolah, kebutuhan mebeler, pemerataan tenaga pendidik, hingga rehabilitasi sekolah.

Selain itu, sektor tenaga kerja, pariwisata, koperasi, UMKM, perdagangan, dan kesejahteraan rakyat juga mendapat perhatian melalui sejumlah rekomendasi strategis guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemerataan pembangunan.

Rapat paripurna ini menegaskan komitmen DPRD Tanjung Jabung Timur dalam menjalankan fungsi pengawasan secara optimal. Tidak hanya bersifat formal, DPRD juga mendorong perbaikan nyata terhadap kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat.

Melalui rekomendasi dari tiga komisi tersebut, DPRD berharap seluruh OPD menjadikan LKPJ 2025 sebagai bahan evaluasi serius untuk mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang lebih merata, responsif, dan berpihak kepada masyarakat.

“Rekomendasi ini harus ditindaklanjuti secara konkret agar pelayanan publik semakin baik dan pembangunan semakin dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Mul)**

Share :

Baca Juga

Bupati kerinci Monadi

Advertorial

Dorong Swasembada Benih 2026, Bupati Monadi Beri Alsintan dan Bibit ke Petani
Energi Nirkabel

Internasional

Ilmuwan Berhasil Transmisikan Listrik Lewat Udara Tanpa Kabel

Daerah

Peringati HPN 2021, Sekda Alpian Pimpin Pembagian Masker, Untuk Pencegahan Terjangkit Virus Covid-19
Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026

Daerah

Festival Kopi Kerinci 2026 Siap Digelar, Angkat Daya Saing Kopi Lokal hingga Budaya Tanah Surga
Gubernur Jambi Alharis

Advertorial

Gubernur Al Haris dan BKN Regional VII Sepakati Implementasi Sistem Merit dan Manajemen Talenta
Bootcamp Sanhok

Daerah

Ini Lokasi Game PUBG Cocok Untuk Bar Bar

Advertorial

Pemkot Sungai Penuh Raih Juara Pertama Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Jambi
kode redeem ff terbaru

Daerah

Daftar Kode Redeem Free Fire Terbaru 7 Januari 2026