JAKARTA, Eksisjambi.com – Harga kopi internasional kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026. Kontrak kopi Arabika di bursa ICE Amerika Serikat (ICE US) tercatat mengalami penurunan, sementara kopi Robusta di ICE Eropa juga terkoreksi akibat tekanan pasar global.
Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga kopi Arabika (ICE US) berada di level 285,45 sen per pound (¢/lb). Angka tersebut turun 1,30 poin atau -0,45 persen di bandingkan perdagangan sebelumnya.
Jika di konversikan, harga Arabika dunia berada di kisaran US$6,29 per kilogram atau sekitar Rp114.100 per kilogram.
Sementara itu, harga kopi Robusta (ICE EU) tercatat berada di posisi US$3.176 per kilogram. Harga tersebut mengalami penurunan sebesar 23 poin atau -0,72 persen, dengan nilai setara sekitar Rp57.600 per kilogram.
Pergerakan harga kopi global masih di pengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi pasokan negara produsen utama, perkembangan cuaca, hingga dinamika permintaan pasar internasional.
Pelemahan harga di pasar global menjadi perhatian bagi pelaku industri kopi, terutama petani dan eksportir yang mengikuti perkembangan harga dunia sebagai salah satu acuan perdagangan.
Bagi daerah penghasil kopi seperti Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, perubahan harga internasional turut menjadi faktor yang memengaruhi harga kopi di tingkat petani.
Meski demikian, harga lokal tetap di pengaruhi oleh kualitas biji kopi, kadar air, proses pascapanen, serta rantai perdagangan.
Dengan kondisi pasar yang masih bergerak fluktuatif, pelaku usaha kopi di harapkan terus memperhatikan tren harga global dan meningkatkan kualitas produksi agar memiliki daya saing di pasar internasional.(*)







