Home / Internasional / Nasional / News / Sosbud

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:43 WIB

Kota Bawah Laut Berusia 12 Ribu Tahun di Laut Arab

Sejarah Dunia

Sejarah Dunia

Gujarat, India, http://Eksisjambi.c9m –  Dunia arkeologi kembali di guncang oleh penemuan mengejutkan. Tim ilmuwan India di laporkan menemukan reruntuhan kota bawah laut di Laut Arab, yang di perkirakan berusia lebih dari 12.000 tahun. Jika estimasi ini terbukti akurat, situs tersebut akan menjadi salah satu permukiman tertua yang pernah di temukan di Bumi, bahkan lebih tua dari peradaban Harappa maupun Piramida Mesir.

Reruntuhan kota itu di temukan pada kedalaman sekitar 40 meter di lepas pantai negara bagian Gujarat, India barat. Penemuan di lakukan melalui penelitian laut intensif menggunakan drone bawah air, sonar pemindaian, serta teknologi pemetaan dasar laut beresolusi tinggi.

Dari hasil pemindaian, para peneliti mengidentifikasi berbagai struktur yang mencolok, seperti platform berbentuk persegi panjang dan lingkaran dengan tingkat presisi tinggi, garis-garis lurus menyerupai jalan, serta formasi yang di duga sebagai alun-alun kota. Pola tata ruang tersebut di nilai tidak lazim untuk proses geologi alami.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Kerinci Tindak Tegas Peredaran Miras Berkedok Toko Peternakan

Para ahli dari Institut Samudraografi Nasional India (National Institute of Oceanography/NIO) menegaskan bahwa struktur tersebut memiliki ciri-ciri buatan manusia. Tingkat simetri, geometri, serta keteraturan tata letaknya di nilai terlalu kompleks untuk terbentuk secara alami, sehingga menguatkan dugaan bahwa kawasan tersebut merupakan permukiman manusia purba.

Menurut para ilmuwan, kota kuno tersebut kemungkinan tenggelam akibat kenaikan permukaan laut yang terjadi setelah Zaman Es terakhir, sekitar 12.000 tahun lalu. Saat itu, mencairnya es di kutub menyebabkan permukaan laut global naik secara signifikan dan menenggelamkan wilayah pesisir purba.

Baca Juga :  Sumatra dan Jejak Julukan “Pulau Emas” dalam Sejarah Dunia

Penemuan ini di nilai berpotensi mengubah pemahaman dunia tentang sejarah peradaban manusia, khususnya di kawasan Asia Selatan. Selama ini, peradaban tertua di wilayah tersebut umumnya di kaitkan dengan Lembah Indus atau Harappa yang berkembang sekitar 5.000 tahun lalu.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa penelitian lanjutan masih di perlukan, termasuk pengambilan sampel material, penanggalan karbon, serta analisis arkeologi mendalam, untuk memastikan usia dan fungsi sebenarnya dari struktur bawah laut tersebut.**

Share :

Baca Juga

Foto : Polda Jambi

News

Polda Jambi Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi untuk Aktivitas PETI

Daerah

IKAMARU-J  Gelar Dialog Terbuka Penanganan Sampah di Kota Sungai penuh
Hutan Kalimantan Timur

Daerah

Kalimantan Timur Catat Deforestasi Tertinggi Kehilangan Hutan Capai 175 Ribu Hektare

Daerah

BAWASLU” Tindak Lanjuti Laporan Terkait RUMDIS Ketua DPRD Tanjabtim

Advertorial

Gubernur Al Haris Harap PKP Al-Hidayah Punya Program Study Unggulan

Bangko

Bupati H. Mashuri Pantau Vaksinasi Pelajar SMK
Rapel Gaji PPPK

Daerah

821 PPPK Tahap I 2024 di Sungai Penuh Resah, Rapel Gaji September 2025 Belum Dicairkan

Advertorial

Kerahkan Alat Perusahaan, Perbaikan Jalan Menjadi Perhatian Serius Pemdes Pangkal Duri