Kerinci, http://Eksisjambi.com– Kondisi jalan umum di Desa Selampaung menuju Pelayang kembali menjadi sorotan. Akses utama masyarakat Gunung Raya itu telah puluhan tahun mengalami kerusakan parah, di penuhi lubang besar dan genangan air terutama saat musim penghujan serta jalan yang sempit.
Jalan yang seharusnya menjadi penunjang mobilitas dan perekonomian warga kini berubah menjadi hambatan serius bagi aktivitas masyarakat.
Jalan Selampaung–Pelayang merupakan urat nadi ekonomi masyarakat setempat. Jalur ini menjadi satu-satunya akses pengangkutan hasil pertanian seperti casiavera, kopi, cabai, dan jeruk berkualitas tinggi yang selama ini menjadi komoditas unggulan daerah tersebut, Namun, buruknya infrastruktur membuat proses distribusi sering terkendala.
Salah satu tokoh masyarakat, Azwardi,pada Minggu (7/11/2025) mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi jalan yang tak kunjung mendapat perhatian pemerintah.
“Kami adalah warga Kerinci yang taat pajak, tetapi pembangunan di daerah kami sangat minim. Selampaung dan Pelayang adalah penghasil casiavera, kopi, cabe, dan jeruk berkualitas tinggi, namun infrastruktur yang mendukung sangat kurang,” ujarnya.
Menurutnya, kerusakan jalan yang di biarkan terlalu lama bukan hanya merugikan petani, tetapi juga memperlambat roda ekonomi Kabupaten Kerinci secara keseluruhan. Akses yang sulit di lewati membuat biaya angkut hasil pertanian meningkat dan mempengaruhi pendapatan masyarakat.
Azwardi mewakili masyarakat Gunung Raya berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan.
“Untuk itu, kami atas nama masyarakat Gunung Raya berharap sungguh kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk dapat memperbaiki jalan kami ini, agar ekonomi Kerinci bisa semakin maju,” tambahnya.
Warga berharap perhatian pemerintah tidak lagi hanya sebatas wacana, namun di wujudkan dalam tindakan nyata, mengingat jalan tersebut telah menjadi kebutuhan vital bagi ribuan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.(CEO Khairuls)







