Home / Nasional / Nasional / News / Peristiwa

Minggu, 16 Maret 2025 - 20:34 WIB

Rapat Tertutup RUU TNI Digeruduk Oleh Gabung Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Reformasi

Jakarta- Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) diusulkan masuk Prolegnas Prioritas 2025 setelah muncul Surat Presiden RI Nomor R12/Pres/02/2025 tertanggal 13 Februari 2025.

Pemerintah menargetkan revisi beleid tersebut bisa selesai sebelum masa reses DPR RI atau sebelum libur Lebaran tahun ini. Adapun DPR akan memasuki masa revisi UU TNI di hotel mewah dengan secara reses mulai Jumat, 21 Maret 2025. tidak transparan. Hal ini dikhawatirkan Revisi itu antara lain akan pengaturan penambahan usia dinas keprajuritan serta zona memperluas keterlibatan militer aktif dalam jabatan-jabatan sipil.

Baca Juga :  Uji Penembakan Rudal Exocet Block 3 KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Tunjukkan Kekuatan TNI AL

yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkhawatirkan revisi tersebut akan mengacaukan tatanan demokrasi serta kembalinya militerisme dan Dwifungsi ABRI era Orde Baru yang menjadi trauma kolektif masyarakat Indonesia.

Merespons rapat hal tersebut, anggota Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Kawal Terus!! DPR “ngebut” revisi UU

Keamanan menyampaikan protes dengan TNI di hotel mewah dengan secara memasuki salah satu ruangan hotel tempat rapat berlangsung, Sabtu (15/03). Mereka meminta pembahasan dilakukan secara terbuka.

“Pembahasan ini tidak sesuai karena diadakan tertutup,” ujar salah satu anggota

Baca Juga :  BREAKINGNEWS.Satu Unit Rumah Warga Sungai Ulak di- Amuk Sijago Merah

Orde Baru yang menjadi trauma kolektif masyarakat Indonesia, anggota Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menyampaikan protes dengan memasuki salah satu ruangan hotel tempat rapat berlangsung, Sabtu (15/03). Mereka meminta pembahasan dilakukan secara terbuka.

Kawal Terus!! DPR “ngebut” revisi UU TNI di hotel mewah dengan secara

“Pembahasan ini tidak sesuai karena kekhawatirkan diadakan tertutup,” ujar salah satu anggota koalisi, Andrie Yunus, yang juga merupakan RA Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) saat menerobos masuk ke ruang rapat panja.(*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Balon Bupati Kerinci Fadli Sudria Kantongi Rekomendasi PAN

Bangko

SAD Serta Masyarakat Mendapat Baksos Dari PT KDA Serta Yayasan Tzu Chi Sinarmas
Hj. Hesti Haris

Advertorial

Hj. Hesti Haris Bawa Program Literasi Al-Qur’an ke LPKA, Dorong Anak Binaan Jadi Generasi Hebat

Advertorial

Wagub Sani Harapkan Peran Strategis Para Konsultan
Piala Asia Futsal

Daerah

Ukir Sejarah Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Piala Asia

Advertorial

Pj Bupati Asraf Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Desa Koto Salak

Daerah

SMA N4 Sungai Penuh Hari Ini Memulai Pembelajaran Tatap Muka.

Advertorial

Dinas PUPR Kerinci Perbaiki Jalan Sungai Renah yang Amblas