Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Sering Sulit Fokus dan Mudah Lupa? Kenali Penyebab Kabut Otak serta Hal yang Perlu Diperhatikan

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

JAKARTA, Eksisjambi.com – Pernah merasa sulit berkonsentrasi, mudah lupa, berpikir lebih lambat, atau seperti kehilangan fokus? Kondisi tersebut sering disebut sebagai kabut otak (brain fog). Meski bukan merupakan penyakit, kabut otak menjadi tanda bahwa tubuh atau pikiran sedang mengalami gangguan tertentu yang perlu diperhatikan.

Kabut otak dapat membuat seseorang merasa kesulitan menyelesaikan pekerjaan, mengingat informasi, mengambil keputusan, hingga berkomunikasi dengan lancar. Kondisi ini dapat muncul sementara maupun berlangsung dalam waktu yang cukup lama, tergantung penyebabnya.

Beragam Penyebab Kabut Otak

Salah satu penyebab paling umum adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk. Waktu istirahat yang tidak cukup dapat mengganggu kemampuan otak dalam mengolah informasi, mengingat, dan menjaga konsentrasi.

Selain itu, stres berkepanjangan juga dapat memicu munculnya kabut otak. Tekanan pekerjaan, masalah pribadi, maupun beban pikiran yang terus berlangsung dapat membuat otak lebih sulit bekerja secara optimal.

Baca Juga :  Walikota Ahmadi Zubir: Jangan Main - Main Dengan Dana Covid 19

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah pola makan yang tidak seimbang. Kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin B12, zat besi, dan asupan gizi penting lainnya, dapat berpengaruh terhadap energi tubuh dan fungsi kognitif.

Kurangnya aktivitas fisik, dehidrasi, konsumsi alkohol, hingga efek samping obat tertentu juga dapat menyebabkan seseorang merasa lebih sulit berpikir jernih.

Bisa Berkaitan dengan Kondisi Kesehatan

Dalam beberapa kasus, kabut otak dapat berhubungan dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti anemia, gangguan hormon tiroid, diabetes, gangguan tidur, kecemasan, depresi, maupun kondisi setelah mengalami infeksi tertentu.

Baca Juga :  Wahana Balon di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh Telan Korban

Karena penyebabnya beragam, penting untuk memperhatikan pola munculnya gejala. Apakah kabut otak muncul setelah kurang tidur, saat stres meningkat, setelah perubahan pola makan, atau setelah mengonsumsi obat tertentu.

Cara Mengurangi Kabut Otak

Beberapa langkah sederhana dapat membantu memperbaiki kondisi ini, di antaranya:

  • Menjaga jadwal tidur yang teratur.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
  • Melakukan aktivitas fisik secara rutin.
  • Mengurangi kebiasaan multitasking.
  • Mengatur waktu istirahat dan mengelola stres.

Jika kabut otak berlangsung lama, semakin berat, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mencari penyebab yang mendasarinya.

Mengenali faktor pemicu sejak awal dapat membantu menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kualitas hidup.*

Share :

Baca Juga

Siklon Tropis Senyar

Daerah

Siklon Tropis Senyar Melemah Menjadi Depresi Tropis, Diprediksi Akan Punah 

Advertorial

Sekda Sudirman Pertegas Komitmen ASN Cegah Korupsi di Provinsi Jambi
foto istimewa

Internasional

Tragedi Pesawat Satena Jatuh, 15 Orang Tewas Termasuk Anggota DPR Kolombia

Daerah

Khutbah Jumat Ajak Umat Manfaatkan Sisa Umur untuk Taat kepada Allah
Fadli Zon.

Daerah

Indonesia Perkuat Sinergi Pariwisata dan Kebudayaan

Daerah

Danau Gunung Tujuh, Kaldera Vulkanik Tertinggi di Asia Tenggara 
misteri N-Max hitam

Daerah

Misteri N- MAX Hitam dibatas Desa Kerinci Jambi 

Daerah

Evaluasi Program 100 Hari Kerja Wako dan wawako Sungai Penuh