JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapatkan dukungan penuh dari Istana untuk menjalankan tugasnya sebagai Ketua Badan Khusus Percepatan Pembangunan Papua (BKP3).
Dukungan itu di wujudkan melalui pembentukan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua, yang akan menjadi mitra strategis Gibran dalam mempercepat pembangunan di Tanah Papua.
Langkah penting ini di umumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, di Jakarta, Kamis (9/10/2025).
Ia menegaskan bahwa pembentukan komite eksekutif merupakan amanat langsung dari Undang-Undang Otonomi Khusus Papua, sekaligus bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan percepatan pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Komite ini menjadi tangan kanan Wakil Presiden dalam memastikan program-program pembangunan di Papua berjalan cepat, efisien, dan terkoordinasi,” ujar Prasetyo.
Komite ini juga di harapkan mampu menjadi pusat koordinasi yang memecahkan berbagai hambatan di lapangan, baik terkait infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat adat.
Untuk memimpin komite eksekutif tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Velix Wanggai sebagai ketua dan Velix akan bekerja bersama sembilan anggota yang memiliki pengalaman panjang dan pemahaman mendalam tentang Papua, di antaranya:
Ignatius Yogo Triono, Paulus Waterpauw, John Wetimpo, Letjen (Purn) Ali Hamdan Bogra, John Gebze, Billy Mambrasar, Ribka Haluk, Yann dan Juharson Estrella Sihasale.
Kehadiran mereka di harapkan menjadi motor penggerak utama yang menerjemahkan kebijakan dan arahan Gibran menjadi aksi nyata di lapangan.
Pemerintah optimistis, sinergi antara BKP3 dan Komite Eksekutif ini akan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat Papua.
Dengan dukungan penuh dari Istana dan koordinasi lintas sektor yang lebih solid, Gibran kini memiliki fondasi kuat untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat rasa keadilan di wilayah paling timur Indonesia tersebut.(*)







