Jambi, http://Wksisjambi.com – Rencana kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia ke Provinsi Jambi pada estimasi 16–19 Juni 2026 diproyeksikan akan diisi dengan sejumlah agenda strategis yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, pemberdayaan pesantren, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
Catatan Redaksi: Hingga saat ini, jadwal berikut masih berupa estimasi/final rundown rencana kegiatan dan menunggu konfirmasi resmi dari Sekretariat Wakil Presiden maupun Pemerintah Provinsi Jambi.
Agenda diawali dengan keberangkatan Wakil Presiden dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Muara Bungo, Provinsi Jambi menggunakan pesawat kepresidenan.
Setelah tiba di Bandara Muara Bungo, Wakil Presiden dijadwalkan melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.
Tinjau Pembangunan Pasar Beringin
Setibanya di Kota Sungai Penuh, Wakil Presiden dijadwalkan meninjau progres pembangunan Pasar Beringin yang merupakan salah satu proyek strategis pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan fasilitas perdagangan masyarakat.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur ekonomi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
Panen Raya Bersama Petani
Agenda berikutnya adalah menghadiri Panen Raya bersama petani dan masyarakat di Kota Sungai Penuh.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Presiden dijadwalkan:
Melakukan panen simbolis menggunakan combine harvester.
Menyerahkan bantuan benih unggul dan alat mesin pertanian (alsintan).
Berdialog langsung dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Brigade Pangan.
Menyaksikan penyerapan gabah secara simbolis oleh BULOG.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mendorong peningkatan produksi pangan nasional.
Gerakan Tanam Serentak
Usai panen raya, Wakil Presiden dijadwalkan mengikuti Gerakan Tanam Serentak dengan tema:
“Panen Hari Ini, Tanam Hari Ini, Pangan Aman Esok Hari.”
Gerakan tersebut menjadi simbol keberlanjutan produksi pangan nasional agar lahan pertanian tetap produktif sepanjang tahun.
Pembentukan Gerakan Santri Tani Indonesia
Masih dalam rangkaian kegiatan pertanian, Wakil Presiden juga dijadwalkan mencanangkan Gerakan Santri Tani Indonesia yang melibatkan sejumlah pondok pesantren di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
Program tersebut mencakup:
Budidaya padi.
Pengembangan hortikultura.
Pertanian organik berbasis pesantren.
Meninjau Pasar Tanjung Bajure
Selanjutnya, Wakil Presiden dijadwalkan mengunjungi Pasar Tanjung Bajure, pasar tradisional terbesar di Kota Sungai Penuh.
Pasar ini menjadi pusat perdagangan utama yang menampung pedagang dari Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci hingga sejumlah daerah di Sumatera Barat seperti Pesisir Selatan, Solok Selatan (Padang Aro), dan Solok.
Pasar yang telah beroperasi sejak sekitar tahun 1980 tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh, dengan usia bangunan yang kini telah melebihi dua dekade.
Panen Raya Kentang di Kerinci
Agenda berikutnya adalah menghadiri panen raya sekaligus melihat produk hilirisasi kentang di Kabupaten Kerinci.
Kabupaten Kerinci dikenal sebagai salah satu sentra produksi kentang terbesar di Indonesia dengan produksi mencapai sekitar 131.387 ton, didominasi varietas Granola yang dipasarkan ke berbagai kota di Sumatera hingga Pulau Jawa.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum mendorong pengembangan industri hilirisasi komoditas kentang sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.
Bertolak ke Muara Bungo
Usai seluruh rangkaian kegiatan di Kerinci dan Sungai Penuh, Wakil Presiden dijadwalkan menuju Kabupaten Muara Bungo menggunakan helikopter.
Di Muara Bungo, Wakil Presiden direncanakan bermalam di Hotel Merlyn, hotel yang juga pernah menjadi lokasi menginap Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bungo pada tahun 2024.
Bertemu 500 Santri di Ponpes Al Kautsar
Pada hari berikutnya, Wakil Presiden dijadwalkan mengunjungi Pondok Pesantren Al Kautsar bersama sekitar 500 santri.
Dalam kesempatan tersebut akan digelar Kompetisi Cepat AI Challenge selama sekitar 30 menit dengan sejumlah tantangan, antara lain:
Membuat logo UMKM menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Mendesain poster dakwah berbasis AI.
Membuat video promosi wisata Kerinci menggunakan AI.
Pemenang kompetisi direncanakan diumumkan langsung oleh Wakil Presiden.
Kunjungan ke Pasar Bungur
Wakil Presiden kemudian dijadwalkan meninjau Pasar Bungur Muara Bungo.
Pasar tersebut sebelumnya pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada tahun 2023 dalam rangka peninjauan sekaligus pembahasan rencana revitalisasi pasar yang hingga kini masih diusulkan melalui program pemerintah pusat.
Tinjau Proyek Turap Tanjung Gedang
Agenda selanjutnya adalah meninjau pembangunan Turap Tanjung Gedang yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.
Pembangunan turap tersebut disebut sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terdampak yang disampaikan kepada Wakil Presiden melalui kanal Kotak Lapor Mas Wapres.
Tinjau Program Irigasi APBN
Wakil Presiden juga dijadwalkan mengunjungi proyek irigasi yang didanai APBN melalui Program Inpres Irigasi.
Proyek sepanjang sekitar 32 kilometer tersebut berada di Kecamatan Tanah Tumbuh dan Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas.
Pembangunan dimulai pada tahun 2025 dan berlanjut pada 2026, dengan manfaat mengairi sekitar 2.000 hektare lahan persawahan.
Setelah seluruh agenda selesai, Wakil Presiden dijadwalkan kembali menuju Bandara Muara Bungo untuk selanjutnya bertolak menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Jambi.*







